Koya Tengah, Kota Jayapura, Papua, Terdapat Danau Di Atas Bukit, Ini Dia Ulasan kampung koya tengah

Koya Tengah, Kota Jayapura, Papua, Terdapat Danau Di Atas Bukit, Ini Dia Ulasan kampung koya tengah

 


Gambaran Secara Umum Koya Tengah, Kota Jayapura, Papua :

Distrik Muara Tami - merupakan salah dari 4 (empat) Distrik yang terdapat di wilayah Administrasi dari kota Jayapura. Wilayah Administrasi Distrik Muara tami, semula merupakan bagian dari wilayah kecamatan Abepura, dimana pada saat itu tahun 1994 mengalami pemekaran dan dibagi menjadi 2 (dua) wilayah yaitu, kecamatan Abepura dan kecamatan persiapan Muara Tami saat itu. Baca Juga (14 Tempat Wisata Terpopuler Di Semarang)

Dan pada tahun 1996 secara definitif Muara Tami ditetapkan menjadi kecamatan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 1996 dan diresmikan pada tanggal 27 Februari 1997 oleh Gubernur Papua saat itu sebagai Kepala Daerah Tingkat I Provinsi Irian Jaya. Pada tahun 2002 terjadi perubahan nama dan status dari kecamatan Muara Tami tersebut menjadi Distrik Muara Tami.
Baca Juga (4 Destinasi Wisata di Banten Yang Mempesona)
Secara geografis, pada tahun 1996 Wilayah Distrik Muara Tami terletak dibagian timur dari kota Jayapura dengan luas Wilayahnya sekitar 1.057,67 Km2 dengan batas wilayahnya tersebut sebagai berikut :
- Sebelah Utara berbatasan dengan dengan Samudera Pasifik
- Sebelah Selatan berbatasan dengan Dsitrik Skamto, Kabupaten Jayapura
- Sebelah Barat berdasarkan dengan Distrik Abepura.
- Sebelah Timur berbatasan dengan Negara Tetangga Papua New Guinea (PNG)
Letak yang demikian ini menempatkan Distrik Muara Tami pada posisi geografis yang sangat strategis ini di karena berada didaerah perbatasan antar Negara dan kawasan pantai dari pantai pasifik selatan.
Baca Juga (6 Tempat Wisata di Banjarmasin Yang Wajib Dikunjungi)

Secara adminitrasi, Distrik Muara Tami terdiri dari 5 (lima) kampung dan 2 (dua) kelurahan sebagai berikut :
1. Kampung holtekamp
2. Kampung koya Tengah
3. Kampong Skouw Sae
4. Kampung Skouw Yambe
5. Kampung Skouw Mabo
6. Kampung Mosso
7. Kelurahan Koya Timur
Wilayah Distrik Muara Tami mempunyai topografi yang sangat bervariasi mulai dataran rendah, hingga pantai sampai dataran berbukit yang di miliki kawasan wilayah ini. Dari luas wilayah ini sebesar 1.057,62 km2 sekitar 70% diantaranya merupakan kawasan budidaya perikanan dan sisanya (30%) merupakan kawasan nonbudidaya yang berupa daerah rawa dan kawasan lindung lainya.
Kawasan Distrik Muara Tami mempunyai Iklim yang tropis basah dengan curah hujan maksimum di rata-rata sekitar 146 mm/tahun dan kelembaban udara sekitar 80,42% serta suhu udara rata-rata antara 24-31 ‘C.

Sejarah Kampung Koya Tengah

Kampung Koya Tengah terbentuk dari serangkaian kejadian dan peristiwa-peristiwa masa lalu yang di alami kampung ini seperti tercatat dalam dokumen kampung maupun berdasarkan informasi dari catatan sejumlah tokoh masyarakat setempat yang ada saat itu. Baca Juga (Setu Babakan - Kampung Budaya Betawi)
 
Rincian kejadian seputar terbentuknya Kampung Koya Tengah, tersaji sebagai berikut pada tahun 1977 – 1980 Kejadian Bapak Otto Oweng datang untuk berburu di daerah sekitar hutan milik masyarakat Suku Skouw Yambe, dan pada tahun 1982 Bapak Otto Oweng dan beberapa keluarganya dan bahkan kerabat membangun 10 buah pondok darurat  saat itu, sebagai tempat peristirahatan selama berkebun dan berburu. kemudian pada tahun 1986 Tanah adat Suku Skouw Yambe seluas 80 ha dilepaskan secara sah oleh Ondoafi di Skouw Yambe untuk ditempati dan dijadikan Kampung Koya Tengah.
Baca Juga : Asal Usul Dari Burung Lovebird
Dan saat itu pada tahun 1987 Wilayah Administrasi dari Kampung Koya Tengah masuk ke dalam wilayahdari administrasi Koya Timur RW XII/ RT 03 dengan jumlah Kepala Keluarga 15 dan 75 jiwa, yang semuanya berasal dari Suku Ngaium, Muyu dan Mandolo Kabupaten Merauke. pada Tgl 5 Nov Kampung Koya Tengah mendapat bantuan bahan bangunan non lokal dari Dinas Sosial Provinsi Papua untuk pembangunan  40 unit rumah buat masyarakat. pada tahun 1990 Koya Tengah mendapat bantuan ternak sapi dari Dinas Peternakan Provinsi Papua untuk 20 org dgn masing-masing mendapat 1 pasang, dan tahun 1992 Warga mendapat bantuan bibit Kakao dari Bina Graha Jakarta (Presiden RI) untuk semua Kepala Keluarga (KK). Baca Juga (5 Gunung Terindah di Indonesia Yang Wajib Anda Kunjungi)

Kemudian saat tahun 1995 Pembangunan Gereja oleh Korem VIII Trikora unit 731 Maluku- Papua. tahun 1998 Pembangunan Gedung SD pertama di Koya Tengah, 2001 Pembangunan Puskesmas dan Balai Desa, 2002 Koya Tengah terpisah dari wilayah administrasi Koya Timur dan menjadi Kampung definitif. Waktu itu Puskesmas Pembantu mulai berjalan. 2003 Warga masyarakat mendapat rumah sehat dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Papua sebanyak 53 unit. 
Sumber : https://pemerintahkelurahankoyabarat.blogspot.com/search?q=koya+tengah

Koya Tengah, Kota Jayapura, Papua, Terdapat Danau Di Atas Bukit, Ini Dia Ulasan kampung koya tengah