Di Karenakan Cuaca Yang Buruk Di Akhir Bulan Januari, Hingga Kapal Ferry Di Kolaka Nyaris Tenggelam

Di Karenakan Cuaca Yang Buruk Di Akhir Bulan Januari, Hingga Kapal Ferry Di Kolaka Nyaris Tenggelam

Berita Lautan - Angin kencang serta gelombang yang tinggi bahkan mencapai empat meteran, nyaris menenggelamkan kapal feri KM Permata Nusantara. Kapal feri tersebut berangkat dari pelabuhan Kolaka sekitar pukul 01.30 dini hari, hendak menuju ke Bajoe Sulawesi Selatan, Selasa (22/1/2019).
Salah satu seorang penumpang bernama Suardi, mengatakan bahwa, pada saat kapal feri berangkat dari pelabuhan Kolaka, ombak yang keras sudah mulai terasa. Namun kapal feri masih melakukan pelayaran. Sekitar Pulau Lambasina, kapal tersebut mulai oleng akibat hantaman gelombang tinggi. Penumpang kapal mulai panik dan mengambil jaket pelampung. dan sementara dengan cuaca yang extrim ini kita agar menjaga kesehatan agar tetap fit menjalankan aktifitas anda.
Menurut nahkoda, Tomas Mudjianto, satu setengah jam setelah kapal meninggalkan pelabuhan Kolaka, atau sekitar pukul 03.00 dini hari, tiba-tiba angin kencang serta gelombang tinggi tiga hingga empat meter menghantam kapal.
Akibatnya, tiga unit mobil bus yang ada di dek bawah, terbalik di dalam kapal.
“Karena cuaca yang tidak memungkinkan untuk melakukan pelayaran, kami memutuskan untuk kembali ke pelabuhan Kolaka, dan tiba di demarga sekitar pukul 05.30 wita,” pungkasnya.
Berdasarkan manifes, jumlah penumpang 111 orang, dan jumlah mobil bus serta mobil truk sebanyak 12 unit dan satu unit motor.
Baca Juga : Banjir hari ini tanggal 22 Januari 2019 Di Daerah Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Daerah Sulsel
Hingga saat ini, proses evakuasi mobil bus yang terbalik di dalam kapal masih terus dilakukan. Sedangkan kendaraan lainnya sudah terparkir di dermaga Kolaka.
Dihantam ombak setinggi 3 hingga 4 meter, KM Permata Nusantara  nyaris tenggelam saat berlayar dari pelabuhan kolaka menuju kapal pelabuhan bajoe, Selasa dini hari 22 januari 2019. Tak hanya itu,  tiga bus antar provinsi yang ada di atas kapal juga terbalik  sehingga KM Permata Nusantara tak melanjutkan pelayaran dan kembali ke pelabuhan kolaka.


Hantaman ombak setinggi tiga hingga empat meter sempat membuat panik seluruh penumpang, lantaran tiga mobil bus antar provinsi yang ada di atas kapal juga terbalik.
Thomas mudjianto, pjs nahkoda KM. Permata Nusantara mengatakan, kejadian ini bermula saat kapal yang dinakhodainya berangkat dari pelabuhan kolaka menuju pelabuhan bajoe pada pukul 01.30 wita dengan mengangkut 111 penumpang,  13 unit kendaraan roda dua minibus dan truk. Namun setelah berlayar kurang lebih dua jam,  kapal  tiba – tiba dihantam ombak setinggi 3-4 meter.
“Ombak keras membuat penumpang sempat panik, terlebih saat tiga mobil bus antar provinsi terbalik di dalam kapal, sehingga kami memutuskan untuk memutar balik arah kapal menuju ke pelabuhan ferry kalaka,”ujarnya.
Suardi, salah satu penumpang bercerita,  pada saat kapal berangkat gelombang tinggi sudah mulai terasa. Namun saat berada disekitar pulau lambasina  kapal mulai oleng karena gelombang tinggi  sehingga penumpang panik dan mulai mengenakan jaket pelampung.
Meski tidak ada korban jiwa,namun kerugian akibat kerusakan mobil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Sementara seluruh penumpang yang sudah diturunkan dari atas kapal  akan diberangkatkan menggunakan kapal lain sambil menunggu cuaca kembali normal.


Sumber : https://www.suarakendari.com dan https://detiksultra.com

Di Karenakan Cuaca Yang Buruk Di Akhir Bulan Januari, Hingga Kapal Ferry Di Kolaka Nyaris Tenggelam