Dampak Negatif Anak Yang Sering Di Bentak

Dampak Negatif Anak Yang Sering Di Bentak

Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang emosional

Ketika anak sering di bentak, anak akan meniru hal yang diterimannya itu dalam kehidupan sehari harinya. Dimana anak akan tumbuh menjadi pribadi yang emosional dan suka teriak teriak. Dan dampak dari ini semua anak akan sering marah dengan teman temannya.

Memusuhi sel otak anak itu sendiri

Karena bentakan dan perkataan yang kasar tersebut terhadap anak itu maka  akan dapat membunuh lebih dari satu milyar sel otak pada anak saat itu juga. Dengan di puji, maka akan tercipta kehangatan dan pelukan kasih saying maka ini dapat membangun dan membangkitkan kecerdasan si anak yang membuat perkembangan otak pada anak tersebut menjadi baik.

Kesulitan menjadi pendengar yang baik

Ketika orang tua berbicara dengan nada yang tinggi alias membentak si anak, justru dapat mengakibatkan anak terganggu perkembangannya dan mengalami pada gangguan pendengaran. Selain masalah pendengaran, juga masalah hati yang terluka karena sang anak menerima perlakuan yang buruk.

Tingkat kepercayaan anak kepada orang tua menurun

Apabila tingkat kepercayaan anak kepada orang tuanya menjadi menurun  alhasil segala petuah atau nasehat dari orang tua nantinnya hanya dianggap sebalh mata oleh sang anak tersebut.

Anak menjadi depresi

Saat remaja berusia 13 tahun yang sering di bentak oleh orang tuanya memperlihatkan lebih banyak gejala depresi di bandingkan dengan teman seumurannya yang tidak mendapatkan hal kurang baik tersebut.

Jantung anak bias kelelahan

Jika terus terusan anak terpapar dengan suara bernada tinggi atau bentakan pada si anak tersebut dapat mengakibatkan organ jantung pada si anak tersebut berdetak sangat cepat (abnormal) yang menyebabkan jantung menjadi mudah kelelahan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dampak Negatif Anak Yang Sering Di Bentak"

Post a Comment

Silahkan sampaikan komentar anda, asal jangan nyepam disini loh yah!