Objek wisata di bima nusa tenggara barat

Bima adalah merupakan sebuah kota otonom yang berada di Pulau Sumbawa bagian timur, Nusa Tenggara Barat. Selain menyimpan banyak sejarah yang dimiliki oleh daerah ini (karena dulu merupakan pusat Kesultanan Bima), kota ini juga menyimpan banyak destinasi wisata keren.

Objek Wisata Di Bima Nusa Tenggara Barat

Tak hanya itu, kota ini juga dikenal memiliki kekayaan budaya (islam), yang begitu sangat kental. Salah satunya ditandai dengan  adanya istana Kesultanan atau biasa disebut Asi Mbojo serta terdapat pula makam-makam mendiang raja serta para wali.

Nah, untuk anda yang tertarik mengeksplor lebih jauh tentang Bima, berikut ini kami bagikan beberapa obyek wisata keren yang bisa dikunjungi.

Pulau Kelapa

via travelingyuk.com

Pulau ini merupakan pulau terluar yang terdapat di Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang berada di perairan Selat Sape, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Sebelah baratnya berbatasan dengan Pulau Sumbawa dan sebelah timur berbatasan dengan Pulau Komodo.

Pulau ini menjadi destinasi andalan yang banyak dibicarakan oleh para wisatawan lokal dan luar karena disebut-sebut miniaturnya mirip dengan Raja Ampat yang terdapat di Papua. Pulau ini tidak berpenghuni tetap, hanya dihuni oleh petani saat sedang musim tanam dan kalau sudah panen akan kembali lagi ke kampungnya. Pemandangan pulau ini tek perlu diragukan lagi, hamparan perbukitan savana yang luas, keindahan bawah laut serta air lautnya yang jernih akan memanjakan mata Anda. Waktu untuk sampai di puncaknya sekitar 1 jam perjalanan yang akan terbayar oleh hamparan surga duniawi.

Waktu yang pas untuk tracking ke puncak pulau ini adalah pada saat sore hari sekitar pukul 16.00 WITA. Disana juga terdapat bangunan yang difungsikan sebagai kantor dan mess untuk penjaga mercusuar. Ada juga bangunan peninggalan bekas Belanda, terbuat dari kayu dan sampai sekarang amsih kokoh berdiri.

Cagar Budaya Uma Lengge

via jalanwisata.id
Uma Lengge merupakan rumah tradisional suku Mbojo di Bima, dimana saat ini dialih fungsikan menjadi tempat penyimpanan hasil panen. Uma lengge ini terbuat dari ilalang yang sangat kuat dan terdiri dari tiga lantai yang mempunyai fungsi masing-masing.

Lantai pertama digunakan sebagai tempat kegiatan upacara adat dan tempat menerima tamu. Lantai kedua difungsikan sebagai tempat rtidur dan dapur sementara untuk lantai ketiga digunakan sebagai tempat menyimpan bahan makanan seperti padi. Karena mayarakat sekarang sudah banyak yang tinggal di rumah yang lebih luas dan nyaman maka uma lengge keberadaannya semakin terkikis. Oleh karena itu rumah ini sudah dialih fungsikan.

Sejak tahun 1993 Uma Lengge ditetapkan sebagai cagar budaya. Lokasi Uma Lengge sendiri berada di Desa Maria Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Dan untuk mengunjungi cagar budaya ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Pantai Pink

via wisataholik.com
Pantai Pink ini terletak di Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Bima, Nusa Tenggara Barat. Untuk menuju destinasi wisata ini Anda harus menempuh perjalanan darat dan laut sekitar 2 jam dengan jarak 60 kilometer dari pusat Kota Bima, lalu setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan menyewa perahu dari pelabuhan Sape atau dari Desa Lambu.

Pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat Bima dan sekitarnya, daya tarik pantai ini terletak pada pasir tepian pantainya yang nampak berwarna pink, ada pula hamparan savana hijau yang mengelilingi pantai ini, waktu yang pas untuk melihat pasir pink ini saat pagi hari dan sore hari menjelang matahari terbenam.

Harga tiket yang dipatok sejumlah Rp. 50.000,00 untuk wisatawan mancanegara dan Rp. 10.000,00 untuk wisatawan nusantara. Cukup mahal memang untuk tiket ke sebuah pantai, namun itu merupakan sebuah kebijakan permerintah daerah setempat.

Karena pantai ini yang masih sangat alami, jadi fasilitasnya masih terbatas belum ada kamar mandi dan diharapkan Anda juga membawa bekal sendiri agar tidak kelaparan saat berkunjung.

Puncak Pundu Nence

via garagaratraveler.blogspot.com
Puncak Pundu Nence atau biasa disebut Nence berada Kelurahan Lelamase sebelah utara kota Bima. Puncak ini memiliki ketinggian mencapai 1050 Mdpl. Perjalanan menuju puncaknya memakan waktu 6 jam dengan rute perjalanan melewati 5 bukit, 3 sumber mata air dan rindangnya pepohonan.

Namun perjalanan yang melelahkan itu akan terbayar lunas oleh keindahan pemandangan setelah sampai di puncaknya. Disana Anda juga akan menemukan beberapa bukti sejarah kerjaan Bima seperti Meriam Kuno dan Cobek serta hamparan savana yang luas di puncaknya.

Pantai Wadu Baba

via amrinaronkurujanga.blogspot.com
Pantai ini berada di Desa Sambane, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. pantai ini menjadi salah satu pantai indah di Bima, walau fasilitasnya masih belum memadai karena memang belum banyak pengunjung yang datang. Namun pesonanya sangat luar biasa dengan hamparan pasir putih, air lau yang jernih dan hamparan perbukitan disekeliling pantai menjadi daya tarik tersendiri.

Jarak tempat ini 70 kilometer atau sekitar satu setengah jam dari pusat Kota Bima. Fasilitas yang dapat Anda nimati saat berkunjung kesana berupa tempat istirahat dan rindanntya pepohonan pada tepian pantainya dan wisata ini gratis  tanpa dipungut biaya apapun. Tak heran bila pantai ini selalu ramai dengan pengunjung setiap pekannya.

Pantai Papa

via jalanwisata.id

Pantai Papa berada di Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Pantai ini masih sangat alami belum tersentuh oleh pembangunan. Dari pantai ini Anda juga bisa melihat Puncak Gunung Sangiang yang merupakan salah satu dari dua gunung api di Bima. Bagi Anda pecinta fotografi ini merupakan spot yang pas untuk mengarahkan bidikan lensa Anda. pasir putihnya yang halus, air laut yang jernih serta dikelilingi oleh perbukitan membuat tempat ini sangat menarik untuk dikunjungi. 

Air Terjun Bombo Roi

via travellink-indonesia.com

Selain wista pantainya di Bima juga terdapat wisata air terjun yang tidak kalah indah dari tempat lainnya. Air terjun ini berada di Desa Roi, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Perjalanan menuju tempat ini juga relatif mudah dan terjangkau. Anda hanya perlu membayar parkir sebesar Rp. 5.000,00 untuk semua kendaraan dan Air terjunnya sendiri berada di jarak 200 meter dari tempat parkir.

Air Terjun Bombo Roi mempunyai beberapa air terjun dan ketinggiannya mencapai 5 meter. Airnya pun segar dan jernih, Anda pasti akan betah berlama-lam ditempat ini. 

Pantai Lawata Bima

via phinemo.com

Pantai yang berlokasi di Desa Rasanae Bar, Bima, Nusa Tenggara Barat dan berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat kota Bima. Panjang pantai ini mencapai 2 kilometer berbentukcembung dan ditengah-tengahnya terdapat dua bukit bergua sedalam 30 meter. Pantai Lawata ini menghadap lansung ke Teluk Bima dan dari  kejauhan dapat melihat daratan tinggi Donggo.

Fasilitas yang terdapat di Pantai Lawata cukup lengakap seperti tempat parkir, tempat istirahat disepanjang pantai dan toilet umum. Ada juga tempat makan seperti kafe dan warung-warung yang menjajakan makanan.

Tiket masuk menuju pantai ini sekitar Rp. 2.000,00 per orang. Sedangkan untuk parkir sekitar Rp. 2.000,00 untuk motor dan Rp. 5.000,00 untuk mobil dan apabila memakai fasilitas toilet akan dikenakan biaya tambahan.

Pantai Rontu

via pesonabima.com

Pantai ini beralamat di Jalan Pantai Rontu, Tangga Baru, Monta, Bima, Nusa Tenggara Barat. pantai ini jaraknya sekitar 17 kilometer dari pusat Kota Bima. Pantai ini sangat digemari para pengunjung yang ingin memancing karena jenis ikannya yang beragam.

Selain itu Anda juga bisa melihat pemandangan sekitar pantainya dari tebing yang berada di sisi timur. Bukit ini biasa di sebut Karombo Ama Baka, para pengunjung dapat melihat ombak setinggi 3 meter yang menghantam sisi tebing.

Bila akan menuju pantai ini Anda disarankan membawa bekal sendiri karena memang disana tidak ada penjual makanan. Pantai ini juga cocok sebagai spot berfoto dengan berbagai hamparan pemandangan didepan mata.

Pulau Ular

via triptrus.com

Dilihat dari namanya mungkin agak seram tapi Anda tidak perlu khawatir bila ingin berkunjung kemari, karena Anda akan didampingi oleh warga setempat. Ular yang menempati pulau ini adalah jenis ular laut gelang yang terkenal sangat berbisa dibanding ular king kobra.

Pulau ini terletak di Desa Pai, Kecamatan Wera, Bima, Nusa Tenggara Barat. dan termasuk pulau yang tak berpenghuni. Pulau ini dapat ditempuh dari pantai Oi Caba sekitar 20 menit menggunakan perahu. Pulau Ular atau Nusa Lipa ini bagi masyarakat sekitar tidak perlu ditakuti karena memang sejak pulau itu ramai dikunjungi wisatawan membuat warga masyarakat memiliki lapangan pekerjaan dengan menyewakan perahu dan menjadi guide bagi pengunjung.

Hal yang unik dari wisata ular ini, Anda akan melihat guide Anda memanggil ular dan mengambilnya dengan tangan kosong. Konon ular ini menjadi sangat jinak apabila dipegang oleh warga sekitar. Jadi Anda juga harus berhati-hati jangan sampai asal memegang ularnya tanpa didampingi guide Annda.

Sumber : https://www.daerahwisata.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Objek wisata di bima nusa tenggara barat"

Post a Comment

Silahkan sampaikan komentar anda, asal jangan nyepam disini loh yah!