Bpk Presiden Jokowi Bakal Sita 7000 Triliun Uang Hasil Koruptor di Swiss

Bpk Presiden Jokowi Bakal Sita 7000 Triliun Uang Hasil Koruptor di Swiss


Swiss sering dijadikan sebagai salah satu tempat untuk menyimpan aset haram dari Negara Negara lain, salah satunya adalah Negara Indonesia. Namun kini Indonesia telah sepakat untuk menandatangani Perjanjian Hukum Timbal Balik (Mutual Legal Assistance Treaty) pada bulan Agustus lalu. Dimana Perjanjian ini menguntungkan bagi Indonesia untuk mempersempit ruang gerak dari para penjahat untuk menyembunyikan aset kejahatannya di Negara Swiss.

Selain itu juga pada perjanjian ini yang dimaksudkan untuk jadi peringatan bagi para koruptor, pengemplang pajak, dan sindikat narkoba tersebut. Perjanjian ini agar tak lagi berani mengalirkan dana hasil kejahatan mereka ke Swiss lagi. Akhirnya ada solusi terhadap masalah yurisdiksi dalam penegakan hukum.

Dan pada “ MLA tersebut dapat digunakan untuk proses hukum dari penyidikan, dan penuntutan, sampai eksekusi dari putusan yang berkekuatan hukum yang tetap. Dan para Penyidikanpun bisa dari keterangan saksi, dan mencari keberadaan seseorang, mengetahui apakah ada aset berupa moveable aset, rumah, tanah dan yang lain bisa yang menggunakan MLA tersebut,” kata Cahyo (hukumonline.com).

Dalam perjanjian tersebut MLA, Negara Indonesia bisa meminta bantuan kepada Swiss dalam upaya paksa terhadap pelaku kejahatan seperti penggeledahan pemblokiran rekening, atau membuka rekening bank tak terduga. Untuk upaya non paksa lainnya, Indonesia juga dapat meminta data daftar perusahaan yang diduga terkait dengan pencucian uang. Namun perlu dicatat kerjasama ini tidak mencakup ekstradisi dan hukuman badan terhadap pelaku tindak pidana.

Menurutnya, masih dalam unggahan Facebooknya sendiri, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memperkirakan, sedikitnya ada 84 WNI memiliki Rekening Gendut di bank Swiss tersebut. Nilainya mencapai kurang lebih sekitar US$ 195 miliar atau sekitar Rp 2.535 Triliun (kurs Rp 13.000 per US$). Jauh di atas belanja negara dalam APBN pada tahun 2016 sebesar Rp 2.095,7 triliun yang dilansir oleh media Thejakartapost.com.

Negara Swiss memang dikenal sebagai negara yang sistem kerahasiaan perbankannya sangat ketat dan rahasia bagi umum yang ingin mengambil data pun sangat rumit dengan aturannya yang sangat ketat untuk merahasiakan data nasabahnya tersebut.


Itulah yang membuat banyak para pengusaha, dan bahkan dari kalangan politisi hingga selebritis juga yang bertujuan untuk menghindar dari kewajiban pajak di Indonesia tersebut dengan membuat rekening di Swiss tersebut. Maka itu perjanjian yang disetujui oleh Swiss dan Indonesia merupakan langkah positif dari pemerintah Swiss untuk memerangi kejahatan internasional tersebut.

Sumber : https://keepo.me/politik/bakal-sita-7000-triliun-uang-koruptor-di-swiss-pantes-jokowi-mau-dilengserkan/ Editor :Budi Sutoyo

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bpk Presiden Jokowi Bakal Sita 7000 Triliun Uang Hasil Koruptor di Swiss "

Post a Comment

Silahkan sampaikan komentar anda, asal jangan nyepam disini loh yah!